Engkau Tetap Sahabatku
Oleh: Iwan Fals
Dia adalah sahabatku bahkan lebih Dia adalah yang diburu...datang padaku Sekedar lepas lelah dan sembunyi Untuk berlari lagi Dia adalah yang terbuang...mengetuk pintuku Penuh luka dipunggungnya...merah hitam Dia menjadi terbuang....setelah harapannya.... dibuang..... Bapaknya pegawai kecil....sandal jepit yang kini di dalam penjara...sedang bela anaknya Untuk darah daging yang tercinta Selesaikan sekolah Sahabatku...coba mencari kerja Namun yang didapat cemooh Harga dirinya berontak Lalu dia tetapkan hati Hancurkan sang pembuang Air putih aku hidangkan...aku dipersimpangan Seribu bahkan lebih..sejuta lebih Pagi buta dia berangkat...diam-diam Masih sempat selimuti aku....yang tertidur Aku terharu...doaku untukmu Sebutir peluru yang tinggal dibawah bantalnya Bertali jadikan kalung lalu kukenakan yang terus berlalu Selamat jalan kawan... Selamat menari air mata Hei...sahabat yang terbuang Engkau sahabatku....tetap sahabatku.
Box 2Box
dengan background
dan
color
Oleh: Iwan Fals
Dia adalah sahabatku bahkan lebih Dia adalah yang diburu...datang padaku Sekedar lepas lelah dan sembunyi Untuk berlari lagi Dia adalah yang terbuang...mengetuk pintuku Penuh luka dipunggungnya...merah hitam Dia menjadi terbuang....setelah harapannya.... dibuang..... Bapaknya pegawai kecil....sandal jepit yang kini di dalam penjara...sedang bela anaknya Untuk darah daging yang tercinta Selesaikan sekolah Sahabatku...coba mencari kerja Namun yang didapat cemooh Harga dirinya berontak Lalu dia tetapkan hati Hancurkan sang pembuang Air putih aku hidangkan...aku dipersimpangan Seribu bahkan lebih..sejuta lebih Pagi buta dia berangkat...diam-diam Masih sempat selimuti aku....yang tertidur Aku terharu...doaku untukmu Sebutir peluru yang tinggal dibawah bantalnya Bertali jadikan kalung lalu kukenakan yang terus berlalu Selamat jalan kawan... Selamat menari air mata Hei...sahabat yang terbuang Engkau sahabatku....tetap sahabatku.
Tikus Tikus Kantor
Oleh: Iwan Fals
Kisah usang tikus-tikus kantor Yang suka berenang disungai yang kotor Kisah usang tikus-tikus berdasi Yang suka ingkar janji Lalu sembunyi dibalik meja Teman sekerja Didalam lemari dari baja Kucing datang Cepat ganti muka Segera menjelma Bagai tak tercela Masa bodoh hilang harga diri Asal tidak terbukti ah Tentu sikat lagi Tikus-tikus tak kenal kenyang Rakus-rakus bukan kepalang Otak tikus memang bukan otak udang Kucing datang Tikus menghilang Kucing-kucing yang kerjanya molor Tak ingat tikus kantor Datang men-teror Cerdik licik Tikus bertingkah tengik Mungkin karena sang kucing Pura-pura mendelik Tikus tahu sang kucing lapar Kasih roti jalanpun lancar Memang sial sang tikus teramat pintar Atau mungkin sikucing yang kurang Ditatar !
Oleh: Iwan Fals
Kisah usang tikus-tikus kantor Yang suka berenang disungai yang kotor Kisah usang tikus-tikus berdasi Yang suka ingkar janji Lalu sembunyi dibalik meja Teman sekerja Didalam lemari dari baja Kucing datang Cepat ganti muka Segera menjelma Bagai tak tercela Masa bodoh hilang harga diri Asal tidak terbukti ah Tentu sikat lagi Tikus-tikus tak kenal kenyang Rakus-rakus bukan kepalang Otak tikus memang bukan otak udang Kucing datang Tikus menghilang Kucing-kucing yang kerjanya molor Tak ingat tikus kantor Datang men-teror Cerdik licik Tikus bertingkah tengik Mungkin karena sang kucing Pura-pura mendelik Tikus tahu sang kucing lapar Kasih roti jalanpun lancar Memang sial sang tikus teramat pintar Atau mungkin sikucing yang kurang Ditatar !
Tidak ada komentar :
Posting Komentar